Berita Utama
Berbagai Etika yang Bisa diajarkan kepada Anak Sejak Dini

Berbagai Etika yang Bisa diajarkan kepada Anak Sejak Dini

Pastinya Kita merasa tidak enak hati jika suatu saat anak Kita disebut kurang ajar atau tidak beretika. Dalam hal ini, sepertinya orangtua  lalai dengan tidak mengajarkan anaknya bersopan santun. Dianggapnya masalah itu sebagai hal sepele. Atau mungkin anak bisa mempelajarinya sendiri setelah ia besar nanti. Padahal tidaklah demikian. Sejak dini seharusnya anak mulai diperkenalkan dengan berbagai etika dalam kehidupannya.

Orangtualah yang bertindak sebagai gurunya agar anak berlaku santun. Mulai dari hal-hal yang penting dulu dimana  akan mudah bagi anak untuk mempraktekkannya. Hal itupun harus dilakukan dengan penuh kesabaran karena tidak bisa sekali diajarkan anak menjadi paham. Orangtua harus memberikan contoh langsung. Dengan demikian mudah bagi anak untuk mengikutinya. Mengajarkannya pun tidak boleh dengan cara memaksa. Dan akan jauh lebih baik jika disesuaikan juga dengan perkembangan usianya.

Adapun berbagai etika yang bisa diajarkan kepada anak, meliputi :

a. Etika berkata-kata yang baik. Anak harus belajar bagaimana menggunakan bahasa yang baik, benar dan sopan. Dan tidak boleh berkata-kata kotor yang didapatkan dari teman, saudara, televisi atau lainnya.

b. Etika memanggil. Etika ini penting untuk menyebut seseorang sebagaimana aturan yang belaku di masyarakat. Misalnya memanggil laki-laki dewasa dengan sebutan abang dan wanita dewasa dengan sebutan mbak.

c. Etika menghormati orangtua. Tujuannya agar anak bisa menghormati orang tuanya dan orang yang  lebih tua darinya. Biasanya jika anak mampu menghormati orangtuanya maka iapun bisa juga menghormati orang lain yang lebih tua darinya.

d. Etika bergaul dengan sesama anggota keluarga juga tetangga. Maksudnya agar anak mampu mencintai anggota keluarganya bahkan masyarakat di sekitarnya. Salah satunya bila akan lewat di depan orang yang lebih tua maka harus mengucapkan permisi terlebih dahulu.

e. Etika bertanya dan menjawab. Tujuannya agar anak bisa menjawab dengan baik dan sopan. Demikian juga ketika bertanya. Hendaklah sesuai dan tidak dilakukan secara kasar.

f. Etika makan. Baik ketika makan sendiri ataupun bersama-sama hendaknya etika ini digunakan juga. Mulai dari cara memegang sendok, cara makan, minum dan lain sebagainya, semuanya ada aturannya.

g. Etika masuk rumah. Misalnya mengetuk pintu dengan sopan lalu mengucapkan salam. Begitupun saat ingin memasuki kamar orangtua atau kamar mandi.

h. Etika memberi dan menerima. Misalnya memberi harus menggunakan tangan kanan dan saat menerima jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih.

i. Etika berjalan. Misalnya bagaimana cara berjalan yang aman. Sebagai contoh, anak harus berjalan di trotoar dan bukan di pinggir jalan.

j. Etika berpakaian. Berpakaian harus harus rapi dan sopan. Begitu pun potongan rambut hendaknya disesuaikan dengan budaya dimana anak berada.

k. Etika menerima telepon. Hendaklah mengucapkan salam terlebih dahulu. Berbicara juga harus sopan. Katakan maaf jika orang yang dimaksud si penelepon sedang tidak ada di rumah dan sampaikan pesannya jika si penelepon memberikan pesan.

Masih terdapat beberapa etika yang harus dipelajari anak. Tetapi 11 poin di atas bisa dianggap sebagai dasar etika yang bisa diajarkan pada anak sejak dini. Namun janganlah mengajarkannya secara sekaligus. Cukup 4 atau 5 poin saja dulu. Kelak kalau sudah jadi pembiasaan, orangtua bisa meningkatkan lagi jumlahnya.

***

Leave a Reply

Scroll To Top