Berita Utama
Kiat Mencegah Anak Hilang di Keramaian

Kiat Mencegah Anak Hilang di Keramaian

Tahukah Anda bagaimana karakter anak di bawah usia 10 tahun saat berada di keramaian? Mereka bisa berlarian ke sana ke mari karena senang. Apalagi jika bersama adik atau kakaknya. Saking terbaginya perhatian orangtua, sering tanpa sadar, anak lepas dari pegangan. Dan setelah sekian waktu, Anda baru menyadari kalau anak itu sudah tidak ada di sekitar Anda lagi.

Seharusnya, para orang tua  lebih waspada dalam mengawasi anak-anaknya, terutama saat berada di tempat umum. Jangan sampai terjadi anak hilang dan susah ditemukan. Lakukanlah berbagai macam antisipasi agar tak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dan berikut kiat-kiat yang biasa dilakukan para orangtua untuk menjaga anak mereka.

Yang harus dilakukan orangtua di rumah.

1. Memakaikan anak baju berwarna cerah. Warna baju cerah seperti merah, hijau dan kuning akan memudahkan orangtua mencari anak jika ia terpisah. Jika anaknya lebih dari satu, maka gunakan warna serupa. Bahkan warna yang sama juga bisa diterapkan untuk seluruh keluarga.

2. Menjelaskan cara terbaik jika anak tersesat. Di rumah ajarkan kepada anak apa yang harus dilakukan jika mereka tepisah dari orangtuanya. Bisa dengan memberitahukan pak satpam, resepsionis atau ibu yang sedang membawa anak kecil. Juga anjurkan kepada anak untuk tidak duduk sendiri dengan ekspresi muka yang sedih karena bisa mengundang penculik untuk mendekati.

3. Memasukkan catatan ke saku bajunya. Beberapa orangtua membuatkan catatan kecil terlebih dahulu sebelum mereka pergi. Isinya nama anak dan nomor telepon orangtuanya. Tetapi jangan menyertakan alamat rumah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian catatan kertas itu dimasukan ke dalam saku baju anak.

4. Memberikan anak ponsel. Sebaiknya berikan anak ponsel yang sederhana saja. Yang penting bisa mengirim pesan atau menelepon. Ajarkan anak untuk menggunakannya. Hal itu juga bisa mempermudah dalam pencarian ketika mereka terpisah di keramaian.

Yang harus dilakukan orangtua di lokasi keramaian.

1. Foto semua anak yang ikut serta. Tentu saja hal itu akan bermanfaat jika anak terlepas dari pengawasan Anda. Anda bisa menunjukkannya pada orang-orang sehingga orang-orang dapat membantu mencarinya.

2. Menentukan tempat pertemuan. Kumpulkan seluruh keluarga di tempat khusus. Jelaskan kalau mereka terpisah, maka mereka harus menunggu di tempat tertentu. Tunjukkan tempat itu, misalnya taman yang ada air mancurnya.

3. Selalu menggandeng tangan anak. Jangan pernah membiarkan anak sendirian di tempat ramai. Selalu gandenglah tangannya. Berikan juga arahan agar dia tidak berbuat nakal dan harus berusaha terus untuk selalu dekat  Anda.

4. Laporkan segera jika anak hilang. Segera informasikan ke bagian resepsionis agar memanggil anak Anda melalui pengeras suara. Andapun bisa mencarinya sendiri dengan berdiri di tempat yang lebih tinggi dan mengawasi warna baju yang sama dengan warna baju anak Anda.

5. Jangan memarahi anak setelah ditemukan. Jangan memarahi anak dalam keadaan seperti itu. Ia akan merasa takut sekaligus bersalah setelah kejadian menakutkan itu. Sebaliknya pujilah anak karena ia telah pintar menemukan orangtuanya. Tunjukkan pula kekhawatiran Anda. Juga kerinduan Anda dengan cara memeluknya. Tetapi sisipkan nasihat agar ia lebih berhati-hati agar tidak lepas dari pengawasan Anda lagi.

***

Leave a Reply

Scroll To Top