Berita Utama
Perlunya Mengatur Jam Tidur Anak

Perlunya Mengatur Jam Tidur Anak

Tidur anak merupakan masalah yang penting diperhatikan orangtua. Hal itu karena tidur mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pertumbuhan anak. Pola tidur yang baik dapat memperbaiki metabolisme tubuh dan membantu pertumbuhan otak anak. Sebaliknya, anak yang mempunyai pola tidur tidak teratur, keesokan harinya ia akan kelihatan kurang bergairah, mengantuk, malas belajar dan mudah lelah. Akibatnya, ia tidak akan maksimal menyerap pelajaran di sekolah. Jadi, bagaimana mengatur jam tidur anak agar mendukung pertumbuhannya?

Disiplinkan waktu tidur di malam hari.

Seharusnya anak mempunyai jam tidur malam yang teratur. Dengan keteraturan tersebut bisa menjadikannya suatu kebiasaan baik. Bahkan kebiasaan baik tersebut bisa terbawa terus sampai remaja. Tentu saja hal itu sangat positif untuk perkembangan emosionalnya. Karena mereka  akan bisa terhindar dari depresi yang disebabkan oleh kurang tidur di masa remajanya tersebut.

Sebenarnya, malam hari merupakan waktu bagi anak untuk beristirahat. Maka sebagai orangtua, kita harus mampu melepaskan mereka dari aktivitas yang membuatnya ketagihan di waktu itu.  Sebutlah misalnya acara-acara televisi yang memang menarik perhatian mereka. Selain acara-acara di malam hari itu tidak cocok untuk mereka, menonton teve pun bisa membuat anak ketergantungan untuk meneruskannya sampai larut malam.

Makanya, tentukan jam berapa anak harus tidur. Tentukan waktu yang tepat untuknya. Menentukan jam yang baik untuk tidur anak akan membuat jam tidurnya menjadi teratur. Dan hal itu dapat dilakukan sejak dini untuk mengenalkan anak pada jam tidurnya. Salah satu caranya adalah dengan mengenalkan aktivitas-aktivitas tertentu sebelum tidur. Orangtua bisa memperdengarkan musik terlebih dahulu, atau membacakan cerita sebelum tidur. Juga dengan memadamkan lampu kamar tidurnya. Dengan demikian anak menjadi tahu kalau orangtuanya sudah melakukan hal itu, berarti merupakan saatnya untuk tidur.

Kesalahan orangtua dalam menidurkan anaknya.

Yang banyak terjadi, orangtua baru menidurkan anaknya setelah mereka rewel atau menguap. Anak akan dipaksa tidur tanpa peduli penyebab anak menjadi rewel tersebut. Jangan-jangan anak rewel tersebut karena ia menderita sakit atau perutnya merasakan lapar. Yang harus dilakukan orangtua seharusnya bukan memaksanya tidur akan tetapi mencari penyebab rewelnya terlebih dahulu.

Orangtua juga sering lalai melakukan pengawasan pada anaknya saat sebelum tidur. Banyak orangtua membiarkan anak mereka melakukan aktivitas yang berlebihan. Akibatnya anak menjadi  kelelahan. Dan tentu saja hal itu  bisa mengganggu tidur nyenyaknya.

Tidak hanya itu, orangtua kerap menaruh banyak mainan anak di kamarnya bahkan juga televisi. Sebaiknya hal itu tidak dilakukan. Tempat tidur adalah sebuah ruangan yang dikhususkan untuk istirahat. Bukan untuk bermain atau menonton teve.

Saran yang tak boleh dilupakan.

Jangan lupa, untuk melakukan ritual sebelum tidur. Hal itu penting untuk memberi pertanda pada anak bahwa waktu tidurnya sudah dekat. Adapun cara yang dapat digunakan misalnya berganti baju tidur telebih dahulu, menggosok gigi, mencuci kaki, berdoa dan lain sebagainya. Satu lagi, hendaklah ajarkan juga anak untuk mandiri dengan cara tidur sendiri. Tetapi yakinkan anak bahwa ia aman karena Anda berada dekat dengan dirinya.

Jadi, jangan biarkan anak tidur larut malam. Berbagai penelitian menyimpulkan bahwa hal itu merupakan sesuatu yang tidak sehat. Bahkan juga dapat meningkatkan kemungkinkan anak menjadi seorang kriminal. Mengerikan sekali. Dan tentu saja hal itu  sangat tidak kita inginkan, bukan?

***

Leave a Reply

Scroll To Top